
Lahir : 11 Oktober 1937
Bergabung : 1 Juni 1953
Sampai : 1 Mei 1973
Debut : 6 Oktober 1956 (vs Charlton Athletic)
Caps : 758
Gol : 249
Posisi : Penyerang
Meskipun perkembangannya diikuti oleh banyak klub besar di Inggris, keponakan dari penyerang legendaris Newcastle United Jackie Milburn ini memilih bergabung dengan Manchester United. Ia menandatangani kontrak profesionalnya yang pertama dengan United pada Oktober 1954 dalam usia 17 tahun. Sejak bermain di tim junior MU ia telah menunjukkan keistimewaannya dengan memenangkan FA Youth Cup 3 kali berturut2 tahun 1954, 1955, dan 1956.
Ia langsung mengejutkan publik dengan mencetak 2 gol pada pertandingan debutnya bagi tim senior MU melawan Charlton Athletic di Old Trafford, padahal pada pertandingan itu ia mengalami cidera engkel. “Aku ingat Mr. Busby bertanya apakah aku baik2 saja”, ujar Bobby. “Aku sebenarnya mengalami cidera di engkel kakiku tapi aku tak ingin mengakuinya, jadi aku menjawab ‘ya’.”
Meski membuat debut luar biasa, Bobby tidak langsung mendapat tempat di tim utama sampai mendekati akhir musim 1956/57. Ia mencetak 10 gol musim itu, musim dimana “The Busby Babes” menjuarai Liga Inggris untuk pertama kalinya.
Bobby mencetak 2 gol pada pertandingan Liga Champions melawan Partizan Belgrade yang berakhir imbang 3-3 (United lolos ke babak selanjutnya karena unggul selisih gol). Pada perjalanan pulang dari pertandingan itulah tragedi terjadi. Pesawat yang membawa pemain dan ofisial United jatuh sesaat setelah tinggal landas di Munich, Jerman, menewaskan 23 orang termasuk 8 orang pemain utama United. Tapi untunglah cidera yang dialami Bobby tidak terlalu parah, ia mampu tampil kembali hanya berselang 1 bulan sejak kejadian itu.
Busby kemudian menjadi bagian sangat penting dalam proses rekonstruksi setelah tragedi Munich. Dia harus bermain di banyak posisi karena kekurangan pemain yang dialami United pada saat itu. Tapi pengalaman tersebut ternyata ada hikmahnya. Bobby mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya pada posisi second striker, posisi yang ditempatinya secara permanen sejak 1965. Pada musim itu United berhasil kembali menjuarai Liga Inggris, demikian pula musim berikutnya.
Sesaat sebelum kompetisi Piala Dunia 1966 dimulai Bobby dinugerahi gelar pemain terbaik oleh FWA (Football Writers’ Association) dan gelar pemain terbaik Eropa. Ia menjadi bagian tim nasional Inggris asuhan Alf Ramsey menjuarai Piala Dunia 1966, satu2nya Piala Dunia yang pernah dimenangkan Inggris. Ia tampil sebanyak 106 kali untuk tim nasional Inggris dan memegang rekor pencetak gol terbanyak bagi tim nasional Inggris dengan 49 gol, rekor yang belum terpecahkan sampai sekarang.
Meskipun menjuarai Piala Dunia adalah prestasi tertinggi yang mampu dicapai oleh seorang pesepakbola, ia tidak puas sampai di situ saja. Bersama Denis Law dan George Best, Bobby membentuk lini depan hebat MU masa itu, kolaborasi yang terkenal dengan nama “The Holy Trinity”. Mereka membawa United (Bobby sebagai kapten) menjuarai Liga Champions 1968. Bobby mencetak 2 gol pada pertandingan final di Wembley melawan Benfica yang dimenangkan MU 4-1. Bobby secara mengejutkan tidak menghadiri pesta kemenangan tim; ia lebih memilih untuk mengenang rekan2nya yang gugur 10 tahun sebelumnya dalam tragedi Munich, sendirian.
Setelah meninggalkan United tahun 1973 ia bergabung dengan Preston North End sebagai pemain+manajer sampai Agustus 1975. Kemudian ia sempat bermain untuk Waterford, klub kecil di Irlandia tahun 1976, menjadi caretaker-manager di Wigan Athletic musim 1982/83, sebelum kembali ke United tahun 1984.
Sir Bobby Charlton adalah perwujudan yang sempurna dari nilai2 dan semangat Manchester United. Setelah selamat dari tragedi Munich pada usia 20 tahun, ia seolah memainkan seluruh pertandingan dalam hidupnya untuk teman2nya yang gugur dalam peristiwa itu sehingga berhasil mencapai prestasi tertinggi bagi United dan tim nasional Inggris. Dalam 17 tahun karirnya bersama United ia tampil 758 kali dan mencetak 249 gol, rekor yang bertahan selama 34 tahun sebelum dipecahkan oleh Ryan Giggs tahun 2007.
Mulai tahun 1984 Bobby diangkat menjadi Direktur Manchester United, jabatan yang tetap didudukinya sampai sekarang. Pada tahun 1994 ia diberi gelar kebangsawanan “Sir” atas jasa2nya bagi sepakbola Inggris.









